BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

November 11, 2009

Tiada rahsia antara kau dan Dia

"Tidak ada daun yang gugur yang tidak diketahuiNya..."(6:59)

Semalam yang berlalu takkan bisa diputar kembali...tiada istilah mengulang semula hari semalam atau hari-hari sebelumnya...tiada bicara berpatah semula pada saat waktu yang sudah berlalu pergi...saat itu akan terus bergerak dan bergerak hatta tiada insan yang menghitung atau mengira seberapa cepat atau lambat ia bergerak...

Hidup dan kehidupan...cukup sinonim dengan keindahan dan keseronokan...teringat ketika usia masih setahun jagung di alam persekolahan...bila ditanya apakah cita-cita anda, pasti persoalan itu rata-ratanya dijawab dengan jawapan untuk menjadi orang yang berjaya...ingin menjadi seorang doktor, pensyarah, jurutera dan sebagainya walaupun masih kurang mengerti akan profession yang diutarakan..sekadar merasa itulah kerjaya yang menjanjikan kesenangan dan kemudahan pada usia mendatang...aneh rasanya andai ketika itu ada yang berkata ingin gagal atau hidup tanpa pekerjaan...

Kenyataan ini tiada komplikasinya andai diri masih dalam batas dan kawalan iman dan taqwa...sedangkan Allah juga menyuruh seorang mukmin itu menuju satu fasa yang tertinggi dalam kehidupannya iaitu pentas kejayaan...berjaya di dunia sebagai seorang mukmin yang diredhaiNya dan berjaya disana dengan syurga sebagai tempat kekalnya...indah dan sukacita itu adalah fitrah buat seorang insan bergelar manusia...

Dalam keazaman dan keghairahan untuk mengotakan kota impian, kerap kali bertamu angin dan ribut sebagai dugaan dalam menduga kekuatan dan ketabahan si pereka...bukan mudah untuk menempatkan diri dalam arena kegemilangan tanpa sekelumit usaha dan ketaatan yang tidak berbelah bahagi pada pemberi kecemerlangan itu...tapi, ada juga insan yang kadang-kadang alpa bahawa setiap saat manis dalam kehidupan yang dikecapi mereka adalah atas ketentuanNya...lantaran itu, diri terus dihanyutkan dalam arus yang tidak sepatutnya..hingga merasa bahawa kejayaan yang dimiliki adalah atas daya dan kemampuan yang ada...sampai ada ketika menghalalkan cara kendatipun ianya bertentangan dengan apa yang disuruh..

Sesungguhnya,setiap apa yang diperbuat ada 'transaction history'nya...setiap saat dan ketika dicatat debit atau kredit baik atau buruk amalnya...direkod sama ada bertambah atau berkurang pahala dan dosanya...ringkasnya, setiap sudut pergerakan, pendengaran, penglihatan, perkataaan, apa yang dipakai , apa yang dimakan dan diminum, sama ada dalam jaga atau lena, rasa dalam hati, bayangan dalam benak fikiran dan segala apa yang berlaku dalam alam ini diketahuiNya...tiada apa yang tersembunyi walaupun sekecil-kecil microbacteria yang ingin disorokkan...
Ingatlah dan selalulah beringat dan memperingati bahawa aku dan kau masih bisa berahsia tapi tiada rahsia antara kau dan Dia...

"Dan rahsiakanlah perkataanmu atau nyatakanlah. Sungguh, Dia Maha Mengetahui segala isi hati.Apakah pantas Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui?
Dan Dia Mahahalus, Maha Mengetahui."
(Al-Mulk: 13-14)

November 9, 2009

Satu rindu

Rindu pada mak dan abah...rindu pada insan yang mendidik dan membesarkan jiwa ini...rindu pada kedua orang tua yang mengasuh dan memelihara diri ini...
Rindu ini tiada penghujungnya...
Moga mak dan abah sentiasa dalam rahmat dan redha Ilahi...


Ya Allah! Ampunilah bagiku segala dosaku dan juga dosa dua ibu bapaku dan kasihanilah mereka keduanya sebagaimana mereka memelihara dan mendidikku di masa kecil.

p/s: Moga Allah menyampaikan diri ini pada saat itu nanti...
Doakan yang terbaik untuk menempuh ujian dunia yang sementara...
Moga segala urusan kita dipermudahkanNya...
Insya Allah...

October 31, 2009

Ada damai di situ...

12 Zulkaedah… tak terasa masa berlalu sebegitu pantas…hari berganti hari…minggu berganti minggu …bulan berganti bulan…dan kini musim berganti musim…daripada kedinginan dan kesejukan hari-hari di Adelaide sewaktu autumn dan winter, kini kehangatan dan kepanasan mula dirasai…dah macam summer walaupun masih spring…tapi summer semestinya lagi panas…hmmm…bila hari dah panas, ada saja bicaranya…macam-macam komen dan rungutan yang kedengaran di halwa telinga…dulu, bila sejuk dan mendung, lain pula bicaranya…kehangatan dan kepanasan itulah yang dicari-cari…sang mentarilah yang ditunggu-tunggu untuk mengiringi hari-hari yang dilalui…pelik kan manusia ni??acapkali tak pernah selesa dengan apa yang ada…tak pernah cukup dengan apa yang dimiliki…sukar dan sedikit sekali untuk mendengar bait-bait syukur dilafaz dalam apa jua situasi…peringatan buat diri ini jua yang kadang-kadang berada dalam ruang lingkup manusia seperti itu…

“Katakanlah , Dialah yang menciptakan kamu dan menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati nurani bagi kamu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.” (67:23)

Seusai solat Asar petang tadi, lantas langkah diatur menikmati keindahan sore di bumi bertuah ini…bumi subur yang menemukan satu jalan untuk mentarbiyyah diri ini…Jarang punya ketika untuk kesempatan seperti ini…Alhamdulillah, hari ini milik kesempatan itu…Sapaan sang bayu yang bertiup sepoi-sepoi bahasa begitu mengasyikkan penghuni alam…bunga-bunga liar yang tumbuh di tepi jalan seakan-akan menari mengikut melodi desiran bayu yang bertandang…gemersik kicau burung seolah-olah meraikan kehadiran...ada haruman kesegaran alam…ada pesona kecantikan kejadian…“Damainya…” hati kecil ini berbisik…ada tenteram bila mengingati penciptanya…terasa begitu tenang dengan suasana saat itu…seolah-olah alam berbicara menghiburkan makhluk-makhluk yang ada…membuai perasaan yang kadang-kadang berbolak- balik…
Subhanallah..indah sungguh ciptaanNya…sungguh indah...

Ashford dan sekitarnya...

Tatkala itu, lintasan kata-kata dalam halaqah semalam singgah di benak fikiran…”Sanggupkah kita korbankan kehidupan infiniti untuk kehidupan yang mungkin hanya akan mencecah ~65 tahun?
Atau sanggupkah kita korbankan kehidupan yang hanya ~65 tahun ini untuk kehidupan yang infiniti?”
Itu, kalau 65 tahun kita diberi peluang untuk bernafas di maya ini…bagaimana kalau bukan sebaliknya? Lambat atau cepat usia kita menginjak, yang pasti hari besar itu pasti kan tiba… Bila??? Usah ditanya kerana yang lebih utamanya adalah bagaimana kita untuk menghadapi hari perhitungan itu…sudah cukup bersediakah kita??sudah maksimakah bekalan kita untuk memberatkan timbangan kebaikan??
“Katakanlah (Muhammad), “Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya ada pada Allah. Dan Aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan.”(67:26).

Kita percaya bahawa kehidupan dunia ini cuma sementara…cuma satu persinggahan buat kita yang mengembara... kita adalah seorang musafir…sungguh, di sana nanti adalah yang pasti…yang hakiki…yang kekal abadi…ingatlah, dalam jiwa seorang mukmin pasti ada iman yang bertapak…cuma sejauh mana tingkat dan paras iman itu menyubur yang membedakan antara satu sama lain…moga damai dan tenangnya hari-hari yang diselusuri mampu menjadi salah satu tarbiyyah untuk membangkitkan iman yang lesu…inshaAllah…

October 29, 2009

Reminder

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman," dan mereka tidak diuji?" (29:2)


"And remind for verily, the reminding profits the believers."
(51:55)

October 25, 2009

Always be there

"So when you loose your way,
To Allah you should turn,
As He promised He will always be there."

If you ask me about love,
And what I know about it,
My answer will be,
It's everything about Allah,
The pure love to our souls,
The Creator of you and me,
The heaven and the whole universe,
The one that made us whole and free,
The guardian of His true believers.

So when the time gets hard,
There's nowhere to turn,
As He promised He will always be there,
To bless us with His love and His mercy call,
As He promised He will always be there,
He's always watching us, guiding us,
And He knows whats in our little hearts,
So when you loose your way,
To Allah you should turn,
As He promised He will always be there.

He brings us out from the darkness into the light, Subhanallah,
Capable of everything,
Should never feel afraid of anything,
As long as we follow His guidance all the way,
Through our short time we have in this life,
Soon it will all be over and we'll be in His heaven,
And we'll all be fine.

So when the time gets hard,
There's nowhere to turn,
As He promised He will always be there,
To bless us with His love and His mercy call,
As He promised He will always be there,
He's always watching us, guiding us,
And He knows whats in our little hearts,
So when you loose your way,
To Allah you should turn,
As He promised He will always be there.

Allahuakbar.

p/s: love the song...love the lyrics...so meaningful...jazakillah to sis alia for introducing this song...

October 24, 2009

Datang dan pergi

Sekali rebah dalam lembah mengejar sebutir permata kejayaan duniawi tak bermakna selamanya rebah...rebah itu cuma sementara andai diri ingin bangun kembali...cuma seketika andai tahu bahawa jiwa hamba itu diuji kembali...cuma sebentar andai mengerti bahawa jiwa insan itu diduga sekali lagi...tersungkurnya dalam jurang kegagalan tak bererti arah tuju sebuah kehidupan singkat ini kan berakhir...tapi, kerana kesakitan dan keperitan dari jatuh dan rebah itu bisa menjadi titik tolak permulaan untuk menguatkan diri kembali tegak bertapak di bumiNya...kembali gagah untuk terus mengorak langkah agar tidak terjelepok lagi dalam arus ciptaan sendiri...

Para cerdik pandai ada berujar,
"kejayaan yang sebenarnya ialah kejayaan yang dibina atas puing-puing (serpihan dari runtuhan) kegagalan..." Usah meratapi ketidakberjayaan andai usaha tak sehebat mana...usah menangisi atas pedihnya luka yang dialami andai diri cuai terhadap amanah dan tanggungjawab sehari-hari...usah meraung atas peritnya duka yang dihadapi andai diri belum mampu meraih cinta sang Ilahi...semuanya kini kembali pada diri...mencari asbab kenapa begitu dan mengapa begini...bukan salah takdir yang menentukan kerana apa yang diaturkanNya adalah yang terbaik dan selaras dengan kemampuan kita untuk berdepan dengannya...

"Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya..." (Al-Baqarah: 286)

Jatuh bangun seorang hambaNya acapkali datang dan pergi...laksana sebuah roda yang berputar...ada kala kita di atas dan ada ketika kita di bawah..bila mana kita di atas, usah mendabik dada pada yang bawah..bila mana kita di bawah, usah putus asa untuk terus berusaha..Seperti bait kata dari Imam Syahid Hassan Al-Bana, "Janganlah engkau berputus asa kerana putus asa itu bukanlah akhlak seorang muslim.Ketahuilah bahawa kenyataan hari ini adalah mimpi hari kelmarin dan impian hari ini adalah kenyataan hari esok..."

Teruskan mengayun orak langkah itu untuk mengecap apa yang diidamkan..bukan sekadar memburu kejayaan duniawi yang harus ditekankan tetapi kejayaan membawa bekalan ke sana nanti adalah yang perlu diutamakan...andai jiwa kita kecewa di sebalik gagalnya kita di sini, ingatlah bahawa jiwa itu akan lebih kecewa andai gagal menghadapi perhitungan akhir di sana nanti...bukan kecewa yang mampu diputar kembali dan dirawati seperti mana kita berada di maya ini, tapi kecewa itu bakal meruntun dan mengiringi jiwa kita buat selama-lamanya...

Duhai jiwa, pemburuan kita dalam mencari sinar kejayaan duniawi tak harus memadamkan cahaya dalam mengejar kejayaan ukhrawi...biarkan garisan cahaya itu lebih terang dan cerah dalam memimpin kita menuju syurga Allah...sesungguhnya, kejayaan tanpa redhaNya di sini takkan pernah bermakna buat jiwa-jiwa yang mengerti...cuma bunga riang yang menghiasi hati tapi jiwa itu lesu di sisi Ilahi...Mujahadahlah wahai jiwa! Lebarkan usaha dalam lingkungan kemampuan yang ada...titipkan harapan,doa, keyakinan dan tawakkal hanya padaNya..kerana Dialah Tuhan yang bergantung kepadaNya segala sesuatu...

"Therefore, remember Me (by praying) I will remember you and be grateful to Me (for my countless favours on you) and never be ungrateful to Me..."(Al-Baqarah:152)

Menggarap himmah 'aliyah dan dzatiyah...moga bicara yakin, sabar dan ikhlas mengiringi setiap detik perjuangan ini...
::aku hanya seorang pengembara::

Jentikan hati

Payah rasanya untuk benar-benar menghidupkan jiwa dalam kolam iman dan taqwa yang melimpah ruah andai diri masih di takuk lama...usahkan linangan yang diharapkan andai titisannya masih belum kelihatan...laksana mengharap hujan menyimbah ke bumi di kala sang suria terik memancarkan cahayanya...ya!bukan mudah untuk mengembalikan jiwa bila mana ia gersang dan tandus...bukan senang untuk menyegarkan jiwa bila mana ia lesu dan kusam...tapi,tak beerti bahawa jiwa itu akan terus layu dan lemah...tak bermakna jiwa itu akan kontang dan mati di pengakhirannya...selagi jiwa itu mengimpikan ia subur dan segar dalam takungan iman dan taqwa, selagi itulah masih ada ruang untuk kita melaksanakannya...kalau bukan hentakan hati yang bisa menyedarkan kita dalam realiti sebuah kehidupan, moga-moga kehalusan jentikan hati dariNya bisa membangunkan kita dari lamunan fantasi...mampu membukakan bebola mata kita dari lena dan mimpi yang panjang...
dari mana jentikan hati itu kan hadir? sungguh, di setiap ketika bila mana jasad itu masih bernyawa, di situlah ada jentikan yang tampil untuk menggetarkan hati-hati yang mengerti...mengetuk hati-hati yang ingin memiliki...lihat sahajalah pada anggota sendiri...bukan ratusan jentikan yang ada malahan jutaan jentikan yang bisa menggoncangkan hati untuk kembali padaNya...dari hujung rambut hinggalah ke hujung kaki...cuba renung dan rasai setiap inci ciptaanNya...cuba tenung dan nikmati setiap segi kejadiaan dariNya...bagaimana mata mampu berkedip ketika mana ia perlu berkedip tanpa menggunakan sebarang alat untuk menggerakkannya...bukan hanya mata kita yang berkedip ketika ini tapi seluruh penghuni alam yang memiliki nikmat pancaindera ini...Subhanallah...kuasa yang mengawalnya terlalu agung dan terlalu hebat untuk diperkatakan oleh jiwa yang kerdil lagi lemah seperti kita...semuanya Maha Sempurna...sesempurna sang pencipta yang menciptanya...
Bukan sekadar apa yang ada pada tubuh kita untuk memberikan jentikan hati untuk bersama mencari redha dan cintaNya, malahan persekitaran kita juga turut menghidangkan jentikan yang tak terkira banyaknya...lihat sahaja pada langit yang luas terbentang...tak pernah ranap dan runtuh...namun, adakah ianya ditahan atau ditongkat oleh sesuatu? tak pernah kita lihat dan tak akan pernah ada untuknya semua itu lantaran Dialah yang mengaturkan alam se'systematic' dan se'efficient' yang takkan mampu diciptakan oleh kuasa yang lain...Allahu akbar...Engkau Maha Besar...Engkau maha segala-galanya...

"Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap dan Dialah yang menurunkan air(hujan) dari langit, lalu Dia hasilkan dengan (hujan) itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu, maka janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah padahal kamu mengetahui..."
(Al-Baqarah: 22)

"Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?"
(Ar-Rahman: 13)

Moga jentikan-jentikan hati ini akan terus meletakkan kita dalam lingkungan jiwa-jiwa yang mendapat redha dan barakah dariNya...moga kehalusannya mampu mengingatkan kita yang sentiasa lupa dan alpa dalam hidup sehari-hari...andai lalai dan leka yang menguliti dan menyelubungi jiwa-jiwa kita, ingatlah akan jentikan-jentikan hati yang ada untuk kita kembali bertaut dan berpaut pada jalanNya...

"Maka Mahasuci Allah yang ditanganNya kekuasaan atas segala sesuatu dan kepadaNya kamu dikembalikan..."
(Yassin: 83)